Sidoarjo, 28 Oktober 2024 – Dalam rangka memperingati Healthy Day, Sumpah Pemuda, dan Roots Day, SMP Al Muslim Sidoarjomenggelar seminar bertajuk“Psychological First Aid: Menyongsong Masa Depan dengan Pemuda Sehat dan Tangguh.” Seminar ini dihadirioleh seluruh siswa siswa kelas 7, 8, dan 9 dan dilangsungkan di aula sekolah pada hari Senin, 28 Oktober 2024. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dasar tentang psychological first aid, khususnyadalam menghadapi tekananyang sering dialamioleh remaja, serta menanamkan pentingnya kesehatan mental sebagai fondasi kehidupan yang sehat dan produktif.
Dalam seminar ini, siswa siswa SMP Al Muslim mendapat kesempatan belajar langsung dari narasumber berpengalaman di bidang psikologi. Menurut narasumber, Lika Purnama Ning Wulan, S. Psi.“Pelatihan Psychological First Aid penting karena memberi bekal buat siswa SMP memahami dan menangani luka psikologis secaramandiri. Di masa remaja, mereka sering menghadapi tekanan baik dari akademis, teman, maupun perubahan diri. Lewat pelatihan ini, mereka belajar mengenali emosi, memahami tahapan duka, dan menggunakan teknik dasar sepertimetode RASA (Recognize, Acknowledge, Support, Action). Dengan pengetahuan ini, mereka bisa lebih bijak menghadapi masalah, berhenti self-diagnose dari konten sosial media, dan tahu kapan serta bagaimana mencari bantuan.”
Di setiap sesi, materi disampaikan secara interaktif dengan melibatkan para siswa dalam permainan peran yang mengilustrasikan teknik psychological first aid. Para siswa pun tampak antusias dalam mengikuti kegiatan, terutama ketika diminta untuk berlatih melakukanteknik sederhana sepertimengenali emosi yang muncul saat menghadapi masalah. Sesi tanya jawab yang diselenggarakan di akhir acara menjadi momen bagi siswa untuk berbagi pengalaman pribadi dan memperoleh solusi dari narasumber mengenaicara-cara mengelola stres serta mengatasi emosi negatif.
Guru Bimbingan dan KonselingSMP Al Muslim juga turut memberikan pandangannya mengenai pentingnya pelatihanini bagi para siswa. “Pelatihanini berguna agar anak-anak mengetahui apa yang dapat mereka lakukan jika mereka berada dalam kondisipsikologis yang kurangbaik. Sasaran utamanyapasti untuk diri sendiri, dan mungkin nantinya juga dapat diaplikasikan ke orang terdekat di sekitarnya,” ungkapnya. Ia menambahkan, pemahamansiswa tentang kesehatanmental diharapkan tidak hanya membantu mereka menghadapi tekanan sehari-hari, namun juga mendorong mereka menjadi pribadi yang lebih peduli terhadap kondisi teman-temannya di sekolah.
Setelah seminar utama selesai, acara dilanjutkan dengan sesi praktik eksklusif yang diikuti oleh perwakilan dua siswa dari setiap kelas 7, 8, dan 9. Dalam sesi ini, parasiswa terpilih memperoleh pendampingan langsung dari narasumber untuk mempraktikkan teknik dasar psychological first aid yang telah dipelajari. Melalui demonstrasi ini, siswa belajarmenerapkan metode sepertimengenali emosi, mengidentifikasi tahap-tahap duka, dan memberikan dukungan sederhana bagi teman- teman mereka yang mungkin sedang menghadapi tekanan. Nantinya, ilmu ini akan mereka bagikan kepada rekan-rekan sekelasmasing-masing dalam sesi berbagi pengalaman di kelas.
Miss Hielda, Ketua Panitia acara menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya pelatihan ini bagi para siswa. “Pelatihanini adalah investasibagi kesehatan mental
siswa kami. Dengan pemahaman tentang psychological first aid, mereka tidak hanya dibekali untuk menghadapi masalah pribadi, tetapi juga untuk mendukung teman- temannya. Hal ini sangat penting di usia remaja, ketika dukungan dari lingkungan sosial sangat berpengaruh. Saya berharap, ilmu yang mereka dapatkan bisa diaplikasikan, baik di dalam sekolah maupun di luar.”
Ia juga menyampaikan harapannya agar para siswa yang mengikuti praktik eksklusif ini mampu menjadicontoh bagi teman-temannya di kelas, dan bahwa kehadiranmereka sebagai peer supporters di sekolah dapat menciptakan lingkungan yang lebih empati dan mendukung. "Ilmu ini akan membantumereka merespons masalahpsikologis dengan cara yanglebih sehat dan terarah," tambahnya.
Dengan berlangsungnya seminar ini, SMP Al Muslim berharap para siswa mampu menjadi pemuda yang tidak hanya tangguh secara fisik tetapi juga sehat dan stabil secara mental.