SEMARAK HUT RI KE-80: MELATIH MOTORIK ANAK MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL
2025-08-26>
Suara riuh tepukan memberikan semangat pada teman yang sedang berkompetisi pada perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 yang dirayakan mulai tanggal 14-19 Agustus 2025. Kegiatan ini dirancang khusus untuk menumbuhkan kecintaan anak pada budaya bangsa sekaligus untuk stimulasi tumbuh kembang anak dengan mengembangkan kemampuan motorik dan sensorik mereka melalui permainan tradisional. Acara dibagi sesuai jenjang usia peserta dengan jenis lomba yang disesuaikan dengan tahap perkembangan anak yaitu:
- Play group (Usia 2-3 Tahun): Lomba memeras spons untuk mengeluarkan bola menjadi lomba yang menyenangkan bagi anak usia play group, tampak antusias mereka memasukkan spons ke dalam air dan memerasnya hingga bola kecil keluar. Permainan ini melatih koordinasi mata dan tangan, serta kesabaran.
- Kelompok A (Usia 4-5 Tahun): Lomba Balap Karung berhasil memicu tawa dan semangat kompetisi sehat. Media karung goni diganti dengan media yang ada yaitu kantong belanja dari bahan spunbond. Meski dari bahan berbeda tetapi tidak memutus semangat mereka untuk berlomba secara sportif, kegiatan ini melatih motorik kasar, keseimbangan, dan sportifitas.
- Kelompok B (Usia 5-6 Tahun): Lomba Egrang Bambu (versi sederhana) menjadi tantangan seru bagi anak - anak. Dengan egrang bamboo ini anak - anak berkompetisi sekaligus melatih konsentrasi dan koordinasi tubuh supaya seimbang saat berjalan dengan egrang bambu. Media egrang bambu ini dimodifikasi agar aman tapi tetap tidak mengurangi nilai media permainan tradisional. Permainan ini menantang dan membuat anak ingin mencoba lagi.
Penutupan Hari kemedekaan RI ke 80 diadakan upacara bendera dan dilanjutkan dengan acara tasyakuran bersama. Hidangan khas seperti polo pendem juga turut disajikan untuk memperkenalkan makanan khas para pejuang dahulu, dilanjutkan pembagian hadiah bagi pemenang lomba. Setiap peserta mendapat bingkisan sebagai bentuk apresiasi usaha mereka, karena nilai utama kegiatan ini adalah proses belajarnya, bukan sekadar kompetisi. Melalui kegiatan ini cara kita bersyukur serta menanamkan nilai – nilai kemerdekaan seperti kerja keras, pantang menyerah, dan kebersamaan.
Ustazah Murtiningsih, S.Pd (Guru KB-TK)