Rumahku Madrasahku (Tausiyah Aa Gym)
30 November 2021

Hari Guru Nasional diperingati setiap tanggal 25 November oleh Bangsa Indonesia. Dalam upaya untuk memperingati Hari Guru Nasional SD Al Muslim Waru Sidoarjo mengundang Ustad Abdullah Gymnastiar. Beliau adalah tokoh nasional yang terkenal dengan manajemen qolbunya. Tujuan dari mengundang Aa Gym ini adalah untuk mengingatkan bahwa peran pendidikan dari orang tua sangatlah penting. Apalagi di era pandemi seperti ini dimana proses belajar dilakukan secara online melalui jaringan internet atau dalam istilahnya PJJ (pembelajaran Jarak Jauh). Sehingga guru dalam mendidik siswa secara langsung (tatap muka) tidak bisa terlaksana, guru siswa dan orang tua belajar bertemu dalam bantuan teknologi internet. Peranan guru secara tidak langsung agak berkurang karena guru dan siswa tidak bertemu secara langsung. Sehingga peranan orang tua sangatlah besar untuk memotivasi anaknya untuk tetap semangat dalam belajar walaupun menggunakan jaringan internet.

Untuk menambahkan pemahaman bagaimana seharusnya peranan orang tua dalam menjadi guru bagi anak-anaknya sekolah dasar Al Muslim mengundang Ustaz Abdullah Gymnastiar ( Aa Gym) untuk memberi tausiyah dengan judul Rumahku Madrasahku. “Dengan terselenggaranya kegiatan Tausiyah bersama Aa Gym ini kami berharap bisa menjadikan tambahan ilmu dan pemahaman tentang pentingnya peranan orang tua sebagai figur atau suri tauladan bagi anak anak” kata Ustaz Galih Imam Trijono, M. Pd selaku ketua panitia.

Pelaksanaan tausiyah diselenggarakan secara online melalui media Zoom Meeting pada hari Sabtu tanggal 27 November. Dengan pertimbangan ketika hari Sabtu banyak wali murid atau sekolah libur dengan harapan para undangan bisa mengikuti kegiatan tersebut. Pelaksanaan kegiatan tetap sesuai dengan protokol kesehatan karena tidak mengundang masa dalam jumlah banyak.

Kegiatan ini diawali pra acara yang diisi dengan pengenalan PPDB atau penerimaan peserta didik baru dan adanya PGP (pay get parent) dimana orang tua siswa yang mendaftarkan siswa ke SD Al Muslim mendapatkan reward. Selanjutnya diisi pembacaa Al Quran disertai dengan sari tilawah yang dibacakan oleh siswa SD Al Muslim kelas 4. Dilanjutkan dengan sambutan Kepala Sekolah Ustz Fatimatuz Zahra. Beliau menyampaikan,”Rumah adalah sekolah pertama bagi anak. Dengan demikian, orang tua merupakan guru pertama dari anak. Ibu adalah madrasah pertama bagi seorang anak. “ Hal ini sejalan dengan hadist Nabi Muhammaad SAW yang bersabda: “Tidak ada pemberian seorang ayah untuk anaknya yang lebih utama dari pada (pendidikan) tata krama yang baik.” (HR At-Tirmidzi dan Al-Hakim). Pendidikan yang utama untuk anak-anak generasi kita adalah pendidikan yang melibatkan peranan orang tua, dimulai dari keluarga, karena merupakan suatu yang sangat wajar jika pembinaan pendidikan itu, kita mulai dari rumah, keluarga dan lingkungan terdekat dari anak-anak, dimana anak-anak dibesarkan dengan limpahan cinta dan kasih sayang yang tulus dari para orang tua dan keluarga.

Keluarga, merupakan tempat pertama, dimana sifat-sifat kepribadian anak tumbuh dan terbentuk dengan cepat. Seorang anak akan menjadi warga masyarakat yang baik atau tidak, sangat bergantung pada sifat-sifat yang tumbuh dalam kehidupan keluarga dimana anak dibesarkan.

Kelak, kehidupan anak tersebut juga mempengaruhi masyarakat sekitarnya sehingga pendidikan keluarga itu merupakan dasar terpenting untuk kehidupan anak sebelum masuk sekolah dan terjun pada masyarakat. Karenanya melibatkan orang tua dalam pendidikan anak di sekolah mulai dari sekolah dasar sampai dengan sekolah menengah atas SMA sangatlah penting, peran serta orang tua atau bimbingan orang tua merupakan dukungan untuk tumbuh kembang anak sampai anak memasuki dunia dewasa.

Kegiatan Zoom Meet ini dioperasikan oleh Ust dan ustz SD Al Muslim diruangan yang khusus untuk mengadakan kegiatan-kegiatan seminar dan dibantu oleh tim IT, tim PSB (Pusat Seumber Belajar) dari Yayasan Al Muslim. Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar terutama yang mengikuti kegiatan ini sehingga menjadi masyarakat Indonesia menjadi lebih mulia akhlak dan akademiknya. Salam merdeka belajar.* (Ustadz Galih Imam Trijono, S.T., S.Pd., M.M. / SD Al Muslim)

wa