Upaya Raih Kesuksesan ala SMA Al Muslim
29 Januari 2022

Kesuksesan merupakan harapan semua orang. SMA Al Muslim, Sekolah Sang Pemimpin memiliki kiat untuk meraihnya. Tentu, orientasinya adalah sukses dunia dan sukses akhirat. Melalui MABIT yang merupakan program sekolah memberikan bekal spiritual siswa kelas XII dalam menghadapi Ujian Sekolah dan menyiapkan diri memasuki Perguruan Tinggi Negeri pilihannya. MABIT dengan tema Achieve Succes through Spiritual Motivation, raih sukses melalui spiritual motivasi diharapkan para siswa bisa meraih kesuksesan dalam studi di SMA, masuk ke PTN pilihan, dan sukses dalam kehidupannya, yakni hasanah fid dunya dan hasanah fil akhirah.

Saat memberikan sambutan dan membuka acara MABIT yang diikuti siswa-siswi kelas XII beserta wali murid pada hari Jumat, 28 Januari 2022 Dr. Mahmudah, S.Ag., M.Pd. selaku Kepala SMA Al Muslim menyampaikan tiga tujuan MABIT. Pertama: untuk menambah energi positif siswa, meningkatkan percaya diri siswa, dan menambah keyakinan siswa dalam meraih kesuksesan. Hal tersebut sebagai modal utama agar peserta didik memiliki kesiapan menghadapi ujian. Kedua: meningkatkan spiritualitas siswa dengan berdzikir dan berdoa. Hal itu sebagai upaya integritas ilmu dan iman, sehingga peserta didik dipacu ikhiar dengan belajar dan bertawakkal kepada Allah. Dan ketiga: untuk meraih ridla orang tua, sehingga dalam kegiatan ini menghadirkan kedua orangtua para siswa sebagai motivator dan kekuatan doa untuk anaknya. Hal ini sebagai implementasi sabda Nabi yang artinya, bahwa "Ridla Allah tergantung ridla orangtua dan murka Allah tergantung murka orang tua."

Habituasi tersebut diharapkan menjadi aktivitas keseharian anak-anak, tidak hanya saat MABIT saja. Semua itu dilakukan untuk membentuk karakter diri peserta didik SMA Muslim sesuai dengan visi misi yang berupaya membentuk generasi khalifah fil ardli yang rahmatan lil álamin. Jadi kegiatan ini untuk membekali siswa, terutama kelas XII agar dapat meraih sukses dimulai sejak dini.

Adapun rangkaian acara dimulai pukul 15.00 hingga 21.30 yang dikemas secara menarik. Diawali shalat Ashar berjamaah, ice breaking, membaca Ma’tsurat, tadarus: membaca QS. Al Waqiah dan Al Mulk, shalat Maghrib berjamaah, makan malam, shalat Isya berjamaah bersama orangtua dan acara inti, motivasi spiritual yanag dirangkai permohonan maaf dan doa restu orangtua. Kegiatan MABIT melibatkan peran serta siswa dalam rangkaian acaranya, bahkan Sultan kelas XII MIPA menjadi imam shalat Isya’berjamaah bersama orangtua wali murid. Semua itu untuk membekali siswa agar siap menjadi pemimpin masa depan. Tentu pendampingan para ustadz dan ustadzah diperlukan untuk memberikan arahan dan sharing pengalaman dalam memenej kegiatan.

Kehadiran motivator muda, Moch. Marzuki Imron, S.T. yang lebih dikenal sebagai Ustadz Naruto juga memberikan sentuhan tersendiri bagi peserta MABIT. Dengan pengalamannya sebagai narasumber, terutama untuk remaja dan pemuda, maka siswa-siswi sangat antusias mengikuti acara hingga tuntas. Hal penting yang disampaikan intinya harus menjadi generasi emas, bukan kerikil. Artinya generasi yang berharga atau bermanfaat. Oleh karena itu seorang pemuda harus memiliki cita-cita, rajin belajar, berdoa, berbakti kepada kedua orangtua, dan taat kepada guru. Kelima hal itu harus dilakukan agar secara rutin dan terus menerus agar dimudahkan Allah untuk meraih kesuksesan dan cita-cita. Semoga bermanfaat untuk meningkatkan semangat menjadi manusia yang bermanfaat! Ustadz Agus Salim, M.Pd.

wa