Berita

THINK GLOBAL ACT LOCAL !!!

26 Agustus 2011

Dewasa ini perubahan cuaca semakin tak menentu. Terkadang perkiraan cuaca mengatakan panas, ternyata hujan datang.  Menurut berita yang ditayangkan CNN, perkiraan cuaca tak menentu akibat meningkatnya global warming (pemanasan global).

APA YANG MENYEBAKAN GLOBAL WARMING?

Pemanasan global juga dipicu oleh kegiatan manusia yang merusak alam sekitar, seperti penambangan liar (illegal mining), penebangan liar (illegal logging) yang menyebabkan penyerapan karbon dioksida berkurang karena pohon-pohonnya ditebang, pemakaian plastik secara berlebihan (sedangkan plastik yang tertimbun di tanah baru akan terurai selama 200 tahun) dan perilaku lainnya.

APA HUBUNGAN PLASTIK DENGAN GLOBAL WARMING ?

Plastik-plastik yang hampir setiap hari kita gunakan ternyata dapat meningkatkan global warming karena memerlukan waktu yang sangat lama untuk dapat terurai. Untuk satu plastik, dapat terurai selama 200 tahun, sedangkan dalam sehari kita sudah membuang berapa plastic ? Plastik yang sulit terurai tidak hanya kantong-kantong plastik yang berwarna hitam atau putih yang sering kita gunakan, namun juga plastik-plastik bungkus makanan dan plastik-plastik bungkus benda-benda lainnya yang sering kita gunakan. Plastik-plastik yang sulit terurai akan menambah volume sampah di bumi sehingga dapat meningkatkan suhu di bumi.

APA YANG KITA LAKUKAN ?

Untuk dapat mengurangi pemakaian plastik yang berlebih dan mendukung “stop global warming” maka dapat kita lakukan hal mudah seperti menggunakan tas belanja sendiri saat berbelanja sehingga penggunaan kantong-kantong plastik dapat diminimalisir. Mendaur ulang atau memanfaatkan bungkus-bungkus plastik  makanan, peralatan mandi, perlatan masak dan lain sebagainya menjadi barang berguna dan memiliki daya tarik serta daya jual yang tinggi, misalnya bungkus makanan dapat didaur ulang menjadi sebuah tas atau dompet sehingga sampah plastik dapat berkurang.

MENGAPA HARUS PLASTIK

Berikut ini fakta yang ditulis oleh LSM Tunas Hijau tentang plastik.

  1. "Kantong plastik tidak dapat terurai dalam tanah hingga 100 tahun.
  2. Mendaur ulang plastik membutukan energi 70% lebih sedikit dari pada membuat yang baru.
  3. Kantong plastik sisa telah banyak ditemukan di kerongkongan anak elang laut di Pulau Midway, Lautan Pacific.
  4. Setiap tahun, plastik telah ’membunuh’ hingga 1 juta burung laut, 100.000 mamalia laut dan ikan-ikan yang tak terhitung jumlahnya.
  5. Beberapa tipe kantong plastik telah dilarang beredar di Bangladesh, Taiwan, serta sebagian India, Australia, dan Afrika Selatan.
  6. Pajak/retribusi terhadap kantong plastik telah dikenalkan di Irlandia dan Denmark untuk mengurangi penggunaannya.

TIPS KREATIF

Tips Untuk Kita Semua:

  • Pikir dua kali untuk meminta kantong plastik jika barang belanjaan sedikit dan mudah dibawa.
  • Sediakan kantong kain di rumah, kantor, sepeda motor, dan mobil sehingga selalu tersedia ketika pergi berbelanja.
  • Mintalah toko langganan untuk berhenti menyediakan kantong plastik secara gratis, atau tawarkan diskon untuk tidak menggunakan kantong plastik.
  • Sarankan kepada anggota dewan kota setempat atau pemerintah kota/kabupaten setempat untuk mengenalkan peraturan pajak untuk penggunaan kantong plastik atau larangan penggunaan kantong plastik.

Tips untuk pedagang:

  • Tawarkan alternatif kantong yang dapat digunakan kembali, seperti kantong dari belacu, keranjang, dan kotak kardus.
  • Tanyakan konsumen terlebih dahulu, apakah membutuhkan kantong plastik jika pembelian barangnya hanya sedikit.
  • Latih karyawan untuk mengemas barang belanjaan yang dapat meminimalkan penggunaan kantong plastik.
  • Awasi penggunaan kantong plastik secara berkala untuk mengukur tingkat pengurangannya.
  • Sediakan tempat sampah khusus untuk daur ulang plastik.

Tips untuk Pembeli:

  • Gunakan alternatif kantong yang dapat digunakan kembali, seperti kantong dari belacu, keranjang, dan kotak kardus.
  • Gunakan kotak yang dapat digunakan kembali untuk penyimpanan dan pemindahan makanan dan minuman.
  • Bawalah barang belanjaan yang kecil dengan tangan atau tas pinggang.
  • Gunakan kembali kantong yang dibawa untuk belanja selanjutnya
  • Campur barang belanjaan dari tempat yang berbeda ke dalam satu kantong.
  • Ambil kantong-kantong plastik untuk daur ulang.
  • Gunakan kembali kantong-kantong untuk penyimpanan makanan dan pakaian.
  • Buanglah dengan benar segala kantong plastik yang tidak terpakai.

Tahukah kamu?

Di Surabaya, 25 Februari 2009 digelar Plastic Bag Free Day yang dihadiri oleh Menteri Negara Lingkungan Hidup Ir. Rachmat Witoelar. Pada program ini kementerian negara lingkungan hidup mengajak masyarakat mengurangi penggunaan kantong plastik.

Untuk melindungi bumi ini dari Global Warming, kita hanya perlu melakukan aksi kecil yang sederhana dimulai dari diri sendiri. Jika sejak dini kebiasaan memelihara lingkungan kita jaga, maka kita telah membantu mengurangi dampak  Global Warming. Ada baiknya jika kita mengajak orang-orang di sekeliling kita untuk bersama-sama mencintai lingkungan tempat kita tinggal. Subhanallah, semoga kita semua menjadi Khalifatul fil ard rahmatan lilalamin.