Berita

PENDIDIKAN LINGKUNGAN DI AL MUSLIM

01 Januari 1970

Al Muslim sebagai sekolah berwawasan lingkungan senantiasa berupaya untuk membekali siswa dengan materi-materi yang berkaitan dengan pendidikan lingkungan. Materi ini bukan hanya disampaikan sebagai bagian dari Green Education tapi juga disampaikan melalui media kunjungan pihak-pihak yang bersentuhan dengan Kegiatan Peduli Lingkungan. Kedatangan mereka memperkaya pemahaman siswa terhadap isu-isu lingkungan yang berkembang saat ini sekaligus kesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan para aktivis lingkungan.

Lembaga Pendidikan Al Muslim kedatangan tamu berupa Ecomobile di bulan Juli kemarin. Ecomobile merupakan sebuah mobil yang telah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga bisa dikategorikan mobil ramah lingkungan, berbahan bakar bio solar dan dilengkapi dengan panel tenaga surya. Mobil ini dilengkapi juga dengan buku-buku lingkungan yang tertata rapi seperti di perpustakaan,serta televisi dan komputer yang menggunakan listrik dari panel tenaga surya. Kedatangan Ecomobile yang bekerjasama dengan Tunas Hijau ini memberikan pengetahuan tentang global warming dan illegal logging serta bagaimana memanfaatkan matahari sebagai sumber energi alternatif. Siswa diajak untuk bedah buku, melihat tayangan-tayangan televisi dan melihat bagaimana panel tenaga surya bekerja menghasilkan listrik.

Pada awal bulan ini, Lembaga Pendidikan Al Muslim kembali kedatangan tamu dari beberapa mahasiswa yang tergabung dalam AISEC. Para mahasiswa ini juga membawa pesan kepedulian terhadap lingkungan, mereka adalah Caroline yang berasal dari Jerman, Chiyako dari Jepang, dan Colin dari China. Caroline menceritakan pengalamannya bersama ECOTON yang berfokus pada konservasi sumber mata air Brantas dan bagaimana kegiatan-kegiatan yang dilakukan untuk mensosialisasikannya pada masyarakat sekitar. Chiyako bercerita tentang polusi air laut yang terjadi di perairan Jepang dan berdampak negatif pada mutasi genetik yang terlihat jelas pada ubur-ubur. Sedangkan Colin bercerita tentang negaranya China dan bagaimana upaya yang dilakukan pemerintah China untuk menanggulangi pencemaran lingkungan yang semakin meluas misalnya dengan adanya hukuman yang berat kepada perusahaan yang membuang limbah sembarangan. Ketiga mahasiswa ini juga berinteraksi langsung dengan siswa dalam sesi tanya jawab.

Lembaga Pendidikan Al Muslim menyampaikan rasa terima kasih kepada Ecomobile dan 3 mahasiswa AISEC atas kesediaan hadir dan berbagi pengetahuan bersama para siswa. Semoga kegiatan diatas membawa banyak manfaat bagi kita semua, terutama untuk usaha kita dalam rangka pelestarian lingkungan.

Terima kasih Ecomobile, terima kasih Caroline, terima kasih Chiyako, dan terima kasih Colin.