Berita

YCM “PUBLIC SPEAKING” MOTIVASI POLA PIKIR DAN KOMUNIKASI MENUJU AKADEMISI YANG HANDAL , BERKAR

22 Maret 2019

YCM  merupakan wadah bagi anak anak untuk bisa mengaplikasi dari program Leadership yang menjadi salah satu program Unggulan di SMP Al Muslim. Salah satu kelompok YCM dari kelas 8D yang diketuai oleh Millah Amalia membuat project berupa Workshop Puclic Speaking dengan tema “Motivasi Pola  Pikir dan Komunikasi Menuju  Akademisi yang Handal , Berkarakter dan Profesional”yang sudah dilaksanakan pada hari Rabu, 13 Maret 2019 bertempat di Aula SMP dengan peserta worshop dari kelas VII SMP Al Muslim dan  pembicara Bapak Aries Widojoko, ST. ICPM. Beliau adalah Direktur dari Radio Suara Sidoarjo yang berada di daerah GOR Sidoarjo.

Public speaking merupakan pelajaran penting dalam kehidupan manusia, dengan belajar komunikasi dengan baik antar sesama, public speaking juga diajarkan dalam agama Islam sesusai dengan perintah Allah SWT kepada manusia untuk berkata baik dan benar.

Di zaman sekarang keterampilan seseorang untuk bisa berbicara sudah semakin dibutuhkan. Kesuksesan seseorang tidak hanya bisa dijaminkan pada kemampuan intelektualnya saja, namun bagaimana mereka bisa jelajahi keterampilan bicara mereka kepada publik. Kemampuan jelajahi keterampilan bicara ini tidak hanya tergantung pada cara berkomunikasi di depan publik tetapi juga bagaimana sesorang bisa membawa diri mereka agar bisa diterima oleh publiknya.

Mulai dari ruang lingkup sekitar sekolah dalam praktik public Speaking, banyak siswa yang masih belum memahami pentingnya menguasai teknik berbicara di depan umum, padahal hal ini merupakan hal dasar yang harus dimiliki seseorang untuk terjun ke lapangan. Fenomena yang sering dijumpai mengenai pentingnya memiliki kemampuan public speaking adalah praktik di dalam kelas, banyak siswa yang tidak dapat menguasai dirinya ketika berpresentasi serta berbicara di depan kelas. Sehingga apa yang ingin di sampaikan tidak sampai kepada sasaran dan bahkan adapula yang tidak berani mengemukaakan pendapatnya sehingga kemampuan dirinya tidak terlihat.

Hal ini telah dibuktikan dari hasil survei yang telah dilakukan selama satu minggu di SMP Al-Muslim. Dalam kesehariannya para siswa masih gugup dalam menyampaikan presentasinya dan kurang mampu menguasai panggung, baik di luar kelas atau di dalam kelas. Pada saat mempresentasikan materinya, siswa masih terlalu terpaku pada materi yang akan mereka sampaikan, sehingga bukannya memahami materi yang disampaikan, melainkan menghafal perkataan materi secara serupa. Hal inilah yang memicu mereka terlihat sangat gugup saat berdiri di depan, tidak dapat menyampaikan materinya dengan lancar,  dan tidak audience friendly.

Dengan pelaksanaan pelatihan public speaking, diharapkan setiap siswa mampu menyampaikan hasil pembelajarannya selama di kelas dengan baik. Sehingga ilmu yang telah diperoleh dapat tersampaikan kepada orang lain dengan cara yang baik pula. Misalnya dalam menghadapi orang tua maka cara penyampaiannya harus dengan lemah lembut, sehingga apa yang disampaikan kepada orang tua tersebut bisa diterima dengan baik. Selain itu melalui kegiatan ini siswa memiliki kepercayaan diri yang tinggi.

(Ustadzah Ifa/SMP Al Muslim)