Berita

SIMULASI GEMPA BUMI DI KB-TK AL MUSLIM

07 Mei 2019

Jumat, 4 Mei 2019 siswa-siswi KB-TK Al Muslim mengadakan simulasi penangggulangan gempa bumi yang bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo dalam rangka kegiatan Leadership Indoor serta pembelajaran sekolah dengan tema Gejala Alam. Pukul 08.00 semua siswa sudah berkumpul di Hall KB-TK Al Muslim untuk mendengarkan penjelasan dari Tim BPBD oleh Pak Irvan, beliau  menerangkan mulai dari hal-hal yang harus dilakukan saat terjadi gempa.

Pak Irvan menjelaskan bahwa  masyarakat Jepang memiliki kemampuan untuk melakukan evakuasi mandiri terhadap penanggulangan gempa, mengingat di negara itu sering terjadi gempa.
Survei di Jepang menunjukkan orang Jepang selamat dari bencana karena kemampuan individu dalam menyelamatkan dirinya sendiri, Fokusnya adalah agar masyarakat dapat menyelamatkan diri sendiri saat bencana melanda. Titik tekannya kemampuan melakukan evakuasi mandiri, tidak melalui pertolongan dengan begitu jumlah korban jiwa dapat diminimalisasi. beliau juga menjelaskan bagaimana cara melindungi kepala dan badan yang benar saat terjadi gempa dan tidak boleh panik serta takut ketika terjadi gempa.

Sesudah kegiatan sosialisasi, dilanjutkan dengan simulasi evakuasi korban gempa bumi dengan dipandu petugas dari BPBD Sidoarjo. Simulasi dimulai dengan adanya bunyi sirine yang menandakan telah terjadi gempa bumi semua siswa-siswi dan ustadzah KB-TK Al Muslim mencari tempat yang aman salah satu caranya adalah berlindung di bawah meja dan ketika sudah agak tenang semua siswa-siswi dan ustadzah diminta keluar kelas melalui jalur evakuasi menuju titik kumpul yang aman. 

Kepala Sekolah KB-TK Al Muslim, Ustadzah Siti Aminah berharap bahwa melalui simulasi ini kita sadar akan pentingnya latihan penyelamatan diri untuk mempersiapkan diri mental dan fisik ketika terjadi bencana gempa bumi.  Dan dapat membantu kesiapsiagaan murid maupun Ustadzah saat terjadi gempa dan tidak terdapat korban bencana.

Simulasi yang pertama ini akan menjadi bahan evaluasi untuk simulasi-simulasi yang akan dilakukan pada waktu lainnya, sehingga seluruh warga sekolah dapat lebih siap dan tanggap ketika bencana gempa bumi terjadi. 

Kegiatan simulasi penanggulangan bencana di akhiri dengan yel-yel bersama, semoga kegiatan leadership indoor  bisa bermanfaat untuk mengenalkan nilai-nilai leadership sejak dini kepada para siswa serta membiasakan siswa untuk lebih mandiri ketika terjadi gempaa bumi.

                                                           

                                                                                                            Ustadzah Mudjiastutik /TK