Berita

ASIKNYA HPSN 2019 KABUPATEN SIDOARJO

27 Februari 2019

Bagi Cita Entertainment, menggelar event di hotel berbintang atau venue yang beraroma wangi dan full AC adalah suatu yang biasa dilakukan. Namun, menggelar event di kawasan tempat pengolahan sampah merupakan event yang sangat sangat luar biasa. Aroma khas sampah menyeruak saat anda memasuki kawasan ini. Jumat, 23 Februari 2019 green education team lakukan tinjau lokasi guna memastikan lokasi kegiatan Hari Peduli Sampah 2019 yang akan diikuti pada keesokan harinya. Aroma sampah yang kuat segera menyeruak hidung saat tiba di lokasi gapura TPST Tambakrejo, Waru, Sidoarjo. Dan pada saat hari pelaksanaan, aroma ini pun tidak sekuat sebelumnya.

Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2019, DLHK menggelar event di TPST Tambakrejo, Waru, Sidoarjo yang dihadiri Bupati Sidoarjo beserta wakil, Kapolresta, jajaran DPRD, penggiat lingkungan, dan sekolah Adiwiyata Kabupaten Sidoarjo, Sabtu 23 Februari 2019.

Beberapa sekolah yang hadir dalam event HPSN 2019 ini diantaranya adalah SD Al Mulism, SMP Al Muslim, SMPN 1 Waru, SMA Senopati, SD Hangtuah 10, dan beberapa sekolah lain dengan masing-masing sekolah mengirimkan perwakilan guru dan siswa yang tetap semangat mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir.

"Permasalahan sampah bukanlah permasalahan satu atau dua orang saja, juga bukan hanya menjadi masalah bagi pemerintahan. Permasalahan sampah haruslah kita atasi bersama. Kita semua harus bisa membiasakan diri untuk selalu memilah sampah kita dan membuangnya ke tempat yang sesuai." Demikian ajak H. Saiful Ilah S.H, M.Hum, Bupati Sidoarjo dalam sambutannya. Bukan hanya sekedar mengajak, Bupati Sidoarjo juga berbagi wawasan dan pengalaman beliau saat melakukan studi ke Negara Cina terkait pengelolaan sampah. "Kami berharap, kedepannya Sidoarjo bisa menjadi seperti Cina, mereka berhasil memilah dan mengolah sampahnya dengan baik, sehingga tidak ada aroma sampah yang bau. Tempat pembuangan sampah mereka sangat bersih, bahkan jika kita tidak pernah ke sana maka kita tidak akan pernah tahu bahwa tempat yang sedang kita kunjungi adalah tempat pembuangan sampah." Imbuhnya. Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo, Ir. Sigit Setyawan, MT., menegaskan pentingnya edukasi kepada masyarakat tentang menjaga keseimbangan dan kelestarian lingkungan dengan menggerakkan kader peduli sampah dan lingkungan serta sekolah-sekolah di seluruh wilayah Sidoarjo.

Usai sambutuan dari Bupati Sidoarjo sekaligus pembukaan, acara pun dilanjutkan dengan peletakan batu, pelepasan bibit lele dan mujaer, serta ramah tamah. Karena pak Saiful juga seorang petambak, maka dalam pelepasan bibit lele dan mujaer ini pun beliau juga berbagi pengalaman bagaimana cara menangani bibit lele dan mujaer untuk salanjutnya. "Kami sangat bahagia bisa mendapatkan kesempatan berbagi hand sanitizer dengan Bapak Bupati Sidoarjo setelah peletakan batu dan pelepasan bibit lele dan mujaer, saya didampingi Ustadzah Iffah!" Seru Hadak, siswa kelas IV SD Al Muslim yang turut hadir mewakili sekolahnya.

"Yang lebih asik lagi saat kami semua menerima pemaparan pengalaman dari para penggiat lingkungan seperti pak Aik, warga desa Janti, Kecamatan waru, Kabupaten Sidoarjo yang sampai berhasil mendapatkan penghargaan dari Jenewa atas perjuangannya menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih, terutama untuk kawasan pembuangan sampah yang terdapat di Desa Janti, Waru, Sidoarjo." Kata Sri Juahiriyah, S.Pd., guru dan anggota team green education SD Al Muslim.

"Bukan hanya itu, apa yang dipaparkan oleh Bupati Sidoarjo, Kepala DLHK Sidoarjo, dan para penggiat lingkungan dalam kegiatan HPSN 2019 ini benar-benar menggugah dan membakar semangat kami untuk terus bergerak. Seperti lirik lagu Pahlawan Lingkungan yang saya cipta di tahun 2016 …kami pahlawan lingkungan, siap melakukan perubahan, cintai lingkungan, sayangi sesama, menjaga bumi tetap lestari…" ujar Zaim yang turut mendampingi team green education dan siswanya yang hadir dalam kegiatan HPSN 2019. Ustadzah Zaimatus Zaifaro, M.Pd.

Semoga melalui kegiatan HPSN 2019 ini mampu menginspirasi bagi yang lain, dan Kabupaten Sidoarjo terus bangkit serta berusaha menjadi lebih baik, terutama dalam mengatasi sampah.