Tentang Kami

Yayasan Al Muslim sekolah Sang Pemimpin,
merupakan pilihan terbaik untuk pendidikan putra-putri bangsa yang diselenggarakan secara berkelanjutan mulai dari KB-TK-SD-SMP-SMA.
Penyelenggaraan pendidikan yang berkelanjutan ini dilakukan secara holistic mulai dari akademik, akhlak, dan keahlian melalui
pengembangan kurikulum Pendidikan Agama, Leadership, dan Green Education dengan pendekatan pembelajaran
yang menekankan pada Technological, Pedagogic, Content, dan Knowledge.

Visi

Menjadi yayasan pendidikan yang mampu mengembangkan dan menghasilkan generasi muslim
untuk menjadi khalifatullah fil ardl yang rahmatan lil alaamin.

Misi

Menyelenggaraan pendidikan yang komprehensif, berfokus pada potensi masing-masing siswa, serta mewujudkan siswa
untuk menjadi pemimpin yang bertaqwa, mampu berperan dalam masyarakat global dengan peduli terhadap sesama manusia dan lingkungan.

Al Muslim Profile

1. Religious and Social
2. Personal excellence
3. Living Health and Green
4. Critical and Creative Thinker
5. Managing and Collaboration
6. Communicative

Program Unggulan

A. Islamic Program
1. Al Quran lesson, dimulai dari Al Quran, Tarjim, Tahfidz. Masing-masing jenjang dilakukan uji standarisasi (munaqasah) sebelum naik pada jenjang yang lebih tinggi. Selanjutnya dilakukan presentasi terbuka bagi siswa yang lulus munaqasah.

2. Worship Activity, kegiatan ibadah wajib dan sunah untuk meningkatkan ketaqwaan (Habluminallah)
B. Leadership
Leadership merupakan kurikulum yang berorientasi kepemimpinan. Melalui kurikulum leadership diharapkan dapat menumbuhkan fitrah manusia sebagai khalifatullah fil ardh yang rahmatan lil alamin (Habluminnas), berakhlak mulia, tangguh, dan siap menghadapi tantangan global. Pembelajaran leadership menekankan pada kemampuan untuk menguasai 7 skills leadership secara terpadu dengan mengintegrasikan nilai-nilai sifat/karakter Rasulullah, yaitu shiddiq, amanah, fathonah, dan tabligh. Pembelajaran Leadership merupakan upaya pengembangan pembelajaran kepemimpinan berbasis karakter dengan menekankan pada aspek pendekatan learning by doing dan berbasis proyek.
C. Green Education
Green Education merupakan kurikulum yang berorientasi Education for Sustainable Development yang dapat menumbuh kembangkan fitrah manusia sebagai khalifatullah fil ardh yang rahmatan lil `alamin, berwawasan lingkungan baik lokal maupun global, peduli/ bertanggung jawab terhadap lingkungan, berpartisipasi dalam memecahkan masalah-masalah lingkungan, mampu mengelola potensi dan kearifan lokal secara sistematis, kreatif, & inovatif, serta mengaplikasikan & mengembangkan konsep green living untuk mendukung Sustainable Development Goals (SDGs).
D. Learning (Approaches to Learning)
1. Inquiry Discovery learning
Menumbuhkan siswa untuk aktif bertanya dan melakukan penyelidikan/investigasi secara mandiri guna mendapatkan informasi untuk memecahkan masalah.
Memfasilitasi proses memahami suatu konsep dari materi secara aktif dan mandiri untuk memeroleh suatu kesimpulan

2. Collaborative problem solving
Memfasilitasi siswa untuk mengkonstruksi ide-ide kreatif dalam pemecahan masalah,
Siswa terlibat aktif dalam berinteraksi dan bekerjasama untuk membangun ide secara individu maupun kelompok, sehingga memiliki keberagaman pola pikir, saling melengkapi, dan memperbaiki kelemahan-kelemahan yang dimiliki.

3.Blended Learning
Menggunakan teknologi untuk mengakses informasi dan sumber daya, sehingga pengalaman belajar menjadi lebih fleksibel.
Menerapkan sumber daya digital dalam pembelajaran, sehingga belajar dapat dilakukan dimana pun dan kapan pun.

4. STEAM
Pembelajaran yang menggunakan Science, Technology, Engineering, Arts, dan Mathematics untuk memandu eksperimen, penyelidikan, dan proyek dalam lingkup interdisipliner sesuai minat siswa.
Menerapkan pengetahuan yang telah dipelajari di sekolah untuk proyek yang dikerjakan secara individu atau kelompok melalui proses yang kreatif. Selanjutnya hasil proyek dipamerkan kepada wali murid.
Proyek dengan pendekatan STEAM melatih keterampilan berpikir kritis, kreatif & inovatif, dan membangun rasa percaya diri siswa.

5. SETS (Science, Environmental, Technology, and Society)
Menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan kehidupan (manusia & alam) melalui ilmu pengetahuan.
Melatih berpikir global dalam memecahkan masalah yang dihadapi sehari-hari secara terpadu dalam hubungan timbal balik antar elemen-elemen sains, lingkungan, teknologi, dan masyarakat.

Media Sosial

wa