Berita

BIJAK MENGGUNAKAN GADGET UNTUK TUMBUH KEMBANG ANAK

06 September 2019

Sejarah atau awal mula kemunculan gadget sebenarnya tidak terlalu dapat dijelaskan secara menyeluruh mengingat kata gadget ini tidak menyimbolkan suatu benda atau barang, melainkan suatu klasifikasi dari beberapa jenis komponen seperti handphone. Gadget adalah suatu media elektronik yang sangat bermanfaat dalam membantu aktivitas baik bekerja maupun belajar. Bagi anak sekolah bisa menambah wawasan dan pengetahuan karena apa yang dibutuhkan bisa diakses melalui google. Gadged bagaikan pedang bermata dua. Di satu sisi  memberi kemudahan dan di sisi lain, gadget menjadi sangat berbahaya bila digunakan dalam hal-hal yang tidak perlu atau negatif. Karena itu perlu pendampingan dari orang tua bagi anak-anak kita. Dengan adanya pengaruh gadget yang sedemikian pesat di kalangan anak, remaja, maupun dewasa maka perlu adanya pemahaman kepada orangtua dalam mendampingi putra-putrinya dalam penggunaan gadget agar bisa bermanfaat bagi dirinya sendiri maupun orang lain. Sabtu, 31 Agustus 2019 Bapak/Ibu walimurid kelas 2 dan 3 berkenan hadir dalam acara Pertemuan Wali Murid Tahun Ajaran 2019/2020 dan kali ini mengangkat tema Bijak Menggunakan Gadget Untuk Tumbuh Kembang Anak.

Berikut pemaparan narasumber dari Ibu Nunung Setiowati, S.Psi diantaranya :

  1. Keterlibatan orangtua sangatlah penting agar anak dapat memanfaatkan media elektronik secara bijak.
  2. Manfaat gadget bagi anak-anak adalah membantu anak mempelajari hal yang sulit dijelaskan secara tertulis dan lisan dapat melihat contoh dan mempraktekkan langsung.
  3. Dampak negatif gadget bagi anak-anak jika berlebihan dapat memberikan konsekuensi berkepanjangan pada otak anak-anak seperti keterlambatan dalam berbicara. Selain itu bisa mengganggu kedekatan antara orangtua dan anak serta berkurangnya interaksi sosial dengan orang lain.
  4. Menatap gadged secara berlebihan akan berakibat pada perilaku sedentary yaitu anak kurang tertarik melakukan aktifitas fisik yang lebih bermanfaat dan sulit berkonsentrasi pada kegiatan penting yang harus dilakukan. Jika dibiarkan akan mengalami ketergantungan.
  5. Cara bijak mengatur pemakaian gadget pada anak bisa dilakukan dengan bersikap tegas dan konsisten dengan janji yang sudah disepakati. Menjadikan gadget sebagai sarana hiburan, memastikan aktivitas menonton selalu dalam pengawasan orangtua, dan yang terpenting jadilah orangtuas ebagai panutan anak.
  6. Jenis permainan yang digunakan sebagai pengganti gadged seperti buku, balok, pasir, atau permainan lain yang lebih bermanfaat bagi masa tumbuh kembang anak yang nantinya dapat merangsang kemampuan bahasa, motorik, dan daya imajinasi anak, atau bentuk kegiatan lain yang dapat mempererat hubungan dalam perkembangan anak.
  7. Zona unpluggead termasuk salah satu arena bermain anak yang bebas dari media digital seperti TV atau video game yang dapat dilakukan dengan media boneka, mobil-mobilan, membaca, menggambar dan sebagainya.
  8. Bermain peran juga dapat mengembangkan komunikasi anak dengan semacam teater kecil dengan berbagai macam kostum yang menunjukkan karakter tokoh yang sedang digemari anak. Hal ini diharapkan bisa mendorong anak untuk lebih bersikap aktif berinteraksi dengan orang lain.
  9. Mengajak anak melakukan olahraga bersama disaat anak merasa bosan dengan permainan di rumah. Seperti mengajak keluar untuk melakukan olahraga, diajak ketaman atau lapangan dekat rumah hanya sekedar bermain bola atau lari-lari yang merangsang perkembangan motorik anak.

Narasumber berikutnya adalah Bapak Ahmad Fahrizal Rahman,ST., M.Pd. Dalam pemaparannya beliau menjelaskan bahwa dengan adanya perkembangan teknologi dan informasi yang cukup pesat dan didorong dengan kemajuan dan kemudahan dalam mengakses internet, masyarakat kemudian beralih pada media yang serba instan.

Penggunaan gadget tidak hanya diminati oleh kalangan muda, semua kalanga memanfaatkan teknologi ini dalam kehidupan sehar-hari. Dengan adanya gadget, anak-anak memiliki kemampuan belajar yang luar biasa dan menyebabkan mereka hanya terfokus pada satu hal. Sebelum memberikan gadget pada anak, sebagai orangtua harus menyiapkan alamat email dan password mereka dan menggunakan aplikasi pembatas pada akses gadget. Orang tua juga harus memberikan aturan kapan boleh menggunakan gadget dan kapan tidak.