Berita

BERMAIN KACANG HIJAU DI SENTRA BAHAN ALAM PLAYGROUP AL MUSLIM

17 Mei 2019

Kacang hijau? pastilah semua orang mengenal nama kacang hijau. Kacang hijau bisa diolah menjadi  bubur kacang hijau, kolak kacang hijau maupun bisa diolah menjadi bahan makanan lainnya. Bentuknya bulat  mungil dan  warnanya hijau, pastilah sangat menarik bagi semua orang, terutama anak kecil.

Bubur kacang hijau bagi anak usia dini, sangatlah menarik. Rasanya yang manis bila di tambahi gula, serta kandungan vitamin yang banyak dalam kacang hijau, pastilah kacang hijau sangat penting dalam menunjang pertumbuhan tubuh anak usia dini.

Selain kandungan vitaminnya yang banyak, kacang hijau juga bisa dipakai sebagai media dalam pembelajaran, terutama dalam bidang pengembangan fisik motorik halus, yaitu Indikator  nomor 3.3-4.3 yaitu  menggunakan anggota tubuh untuk pengembangan motorik kasar dan motorik halus. Pada kegiatan ini kacang hijau bisa dipakai untuk media kolase, media untuk melatih konsentrasi serta koordinasi mata dan tangan, yaitu dengan cara memasukkan biji kacang hijau ke dalam botol.

Sebanyak  35  siswa playgroup  Al Muslim sangat bersemangat dalam mengikuti kegiatan bermain di sentra bahan alam. Media kacang hijau dipakai untuk bermain  kolase dan memasukkan biji kacang hijau ke dalam botol (Kamis, 16/05/2019).  Menurut ustadzah Dewi Nasuhah, S.Pd.I, selaku guru sentra bahan alam mengatakan bahwa kegiatan dengan media kacang hijau ini bertujuan untuk melatih motorik halus anak, melatih konsentrasi anak, melatih kekuatan jari tangan  serta koordinasi mata dan tangan saat anak memasukkan  biji kacang hijau ke dalam botol serta saat kolase. Para siswa juga bisa meraba kacang hijau yang sudah ditempel dengan lem untuk melatih indera peraba.

Guna mencapai hasil yang maksimal, maka kegiatan ini dilakukan secara bertahap dan berkelompok dengan pengawasan lebih dari 2 guru. Canda tawa, tawa bahagia terdengar saat anak-anak bisa memasukkan biji kacang hijau ke dalam botol. Semoga kegiatan bermain ini bermanfaat dan menyenangkan bagi anak. Aamiin.

 

                                                                                          (Ustadzah Dewi Nasuhah/KB Al Muslim)