Latar Belakang

   Gedung Pusat Sumber Belajar (PSB) Lembaga Pendidikan AlMuslim diresmikan oleh Menteri Pendidikan Nasional, Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, DEA pada tanggal 16 April 2011. Keberadaan PSB di AlMuslim bisa diruntut sejak tahun 2005 yang lalu. Pada waktu itu, kegiatan PSB berupa pengembangan dan produksi buku sains SD.
Seiring berjalannya waktu, kegiatan PSB berkembang menjadi pengembangan dan produksi buku Sains dan Green Education. Pada tahun 2007, lembaga mendirikan sebuah gedung berlantai dua yang kemudian difungsikan sebagai perpustakaan induk. Merasa perlu untuk mengembangkan unit PSB agar kegiatan pembelajaran menjadi lebih efektif dan efisien, maka pada tahun 2010 lantai dua gedung tersebut disusun berbagai fasilitas penunjang sebuah Pusat Sumber Belajar.
Sebagai sebuah unit pendidikan, yang memiliki fungsi peningkatan efektivitas dan efisiensi proses pembelajaran, PSB AlMuslim dibangun mengarah pada pembentukan PSB Tipe A. Untuk saat ini, PSB AlMuslim masih berada pada tipe B dengan kelengkapan meliputi Perpustakaan, ruang produksi dan pengembangan media, ruang rapat / evaluasi media, ruang multimedia / internet, dan ruang perpustakaan guru. Untuk sarana laboratorium belum berada pada satu gedung, namun AlMuslim memiliki sarana Laboratorium yang lengkap mulai dari Laboratorium IPA hingga Laboratorium Bahasa. Lembaga berkomitmen untuk mewujudkan PSB tipe A dalam kurun waktu 5 tahun ke depan dengan harapan bahwa keberadan PSB pada saat itu akan memberi manfaat lebih besar pada siswa, guru, karyawan, dan masyarakat umum.