Berita

SETETES HIKMAH DALAM PERJALANAN MULIA

07 Mei 2018

Senin, 16 April 2018 seluruh siswa SMA Al Muslim memperingati hari besar Islam yaitu isra’ mi’raj Nabi Muhammad SAW. Tema yang diangkat pada peringatan isra’ mi’raj tahun ini adalah “Setetes hikmah dalam perjalanan mulia”. Peringatan isra’ mi’raj diisi dengan serangkaian perlombaan, penyampaian tausyiah dari pembicara, dan ditutup dengan pengumuman pemenang lomba serta pembagian hadiah lomba.

Pukul 08.00 seluruh siswa dan ustadz ustadzah berkumpul di aula SMA Al Muslim. Acara dibuka oleh Ustadzah Mahmudah Herawati, M.Pd. selaku kepala SMA Al Muslim. Dalam sambutannya, Ustadzah Mahmudah menyampaiakan betapa pentingnya makna dari perjalanan mulia yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Ustadzah Mahmudah juga berpesan kepada seluruh siswa agar dapat mengikuti serangkaian acara peringatan isra’ mi’raj dengan hikmad dan tertib.

Setelah sambutan pembuka dari ustadzah Mahmudah, pembawa acara menyampaikan perlombaan yang akan digelar. Pada acara ini, perlombaan yang digelar yaitu lomba tahfidz, lomba kaligrafi, dan lomba nasyid. Pukul 08.30, lomba mulai digelar. Lomba tahfidz dan lomba kaligrafi dilaksanakan pada waktu yang bersamaan, tetapi ditempat yang berbeda. Lomba tahfidz dilakukan di aula SMA Al Muslim, sedangkan lomba kaligrafi dilakukan di ruang mengaji lantai 2. Setelah lomba tahfidz selesai, dilanjutkan dengan lomba nasyid di tempat yang sama, yaitu aula SMA Al Muslim. Semua perlombaan diikuti para siswa dengan antusias. Lomba nasyid diikuti oleh 9 peserta yang merupakan perwakilan dari masing-masing kelas, mulai dari kelas X sampai kelas XI. Lomba kaligrafi merupakan lomba yang bersifat tim. Satu tim terdiri dari 3 orang siswa yang mewakili kelasnya masing-masing. Sama seperti lomba kaligrafi, lomba nasyid juga merupakan lomba yang bersifat tim. Namun jumlah per tim nya bervariasi, mulai dari 5 siswa sampai 8 orang siswa. Perlombaan berakhir pukul 11.50 dan dilanjutkan dengan sholat dhuhur berjamaah dan makan siang.

Pukul 13.00 kegiatan dilanjutkan dengan pemberian tausyiah oleh ustadz Ahmad Masduqi, MA. Dalam tausyiahnya, beliau menyampaikan tentang hakikat cinta dalam pandangan Islam, bagaimana mencintai kekasih Allah, yaitu nabi Muhammad SAW, dengan bukti cinta yaitu menjalankan perintah sholat 5 waktu. Hakikat cinta dalam Islam yaitu, jika kita mencintai sesuatu hanya karena Allah, bukan karena hal yang lain, seperti kecantikan, harta, tahta, dan sebagainya. Karena, jika kita mencintai sesuatu bukan karena Allah, maka ketika hal itu hilang, maka hilang juga rasa cinta kita terhadapnya. Misalnya jika seorang pria mencintai wanita karena kecantikannya, maka ketika semakin bertambahnya usia, si wanita sudah tidak cantik lagi, maka pudarlah rasa cinta pria terhadap wanita tersebut. Namun jika kita mencintai sesuatu karena Allah, maka tidak akan berubah karena suatu hal. Cinta yang baik adalah cinta yang mampu membuat kita semakin taat kepada Allah, bukan malah menjauhkan kita dari Allah dan mengabaikan perintah-Nya. Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwa kita harus mencintai dengan sederhana, artinya jangan terlalu mencintai sesuatu, bisa jadi sesuatu tersebut akan menjadi hal yang paling dibenci. Sebaliknya, jangan terlalu membenci sesuatu, bisa jadi sesuatu tersebut akan menjadi hal yang paling dicintai. Dan sebaik-baiknya suri tauladan yaitu Nabi Muhammad SAW. Beliau menambahkan, mencintai tanpa bukti, sama saja dengan cinta palsu. Jika kita mencintai Allah, maka kita harus membuktikannya dengan menjalankan semua perintah-Nya, dan menjauhi semua larangan-Nya. Termasuk dengan cara menjalankan sholat 5 waktu dengan khusyu’ dan tepat pada waktunya.

Setelah acara tausyiah selesai, saat yang ditunggu-tunggu seluruh siswa tiba, yaitu pengumuman pemenang lomba. Pembawa acara menyampaikan pemenang lomba satu persatu. Untuk lomba tahfidz, juara I yaitu ananda Surya dari kelas X Mipa 1, dan juara II yaitu ananda Akmal dari kelas XI Mipa. Untuk lomba kaligrafi, juara I dimenangkan kelas X Mipa 1, dan juara II oleh kelas X Mipa 2. Sedangkan untuk lomba nasyid, juara I dipegang kelas X Mipa 1, dan juara II diperoleh kelas X Ipa 2. Setelah pengumuman lomba disampaikan, para pemenang lomba foto bersama dengan juri. Serangkaian acara peringatan isra’ mi’raj ditutup dengan sholat ashar berjama’ah. Ustadzah Putri Nini Yuliana, S.Pd. (Guru SMA)