Berita

PARTISIPASI SMA AL MUSLIM DALAM AJANG INTERNASIONAL MUN

21 Januari 2021

Mengawali semester genap di tahun ajaran 2020/2021 ini SMA Al Muslim mengikutsertakan guru dan peserta didiknya untuk berpartisipasi adalam kegiatan Internasional MUN, yaitu tepatnya IMUN 40.0. Pada kegiatan tersebut, SMA Al Muslim mengirimkan 5 delegasinya yang terdiri dari 1 orang guru dan 4 orang peserta didik yang berasal dari kelas X dan kelas XI. Ini bukanlah pertama kalinya SMA Al Muslim turut serta dalam ajang ini, sebelumnya sudah dua kali guru dan peserta didik SMA Al muslim turut memberikan saran, opini, pendapat dan masukan dalam sesi sidang yang diselenggarakan oleh Model United Nation atau MUN melalui video conference. Nah, apakah yang dimaksud dengan Internasional MUN itu dan keuntungan apa saja yang bisa didapatkan jika menjadi peserta pada kegiatan tersebut?

Dalam hubungan internasional antar negara tentunya banyak yang sudah mengetahui tentang United Nations atau UN, yang dalam Bahasa Indonesianya dikenal dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Organisasi internasional dunia terbesar ini terdiri dari 193 negara dari seluruh dunia. UN mempertemukan kepala-kepala negara atau delegasi negara untuk bersama-sama mencari solusi atas permasalahan dunia melalui diplomasi yang dilakukan oleh delegasi atau perwakilan masing-masing negara. Cakupan permasalahan yang dibahas pun merupakan bagian dari komite yang ada di UN, meliputi UNFPA (United Nations Population Fund), UN WOMEN, UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization), UNDP (United Nations Development Programme), WHO (World Health Organization), UNICEF (United Nations Children's Fund), dan UNODC (United Nations Office on Drugs and Crime). Nah, MUN sendiri merupakan sebuah aktivitas yang mempertemukan para calon diplomat dari negara yang diwakilkan untuk membahas berbagai isu, termasuk isu kemanusiaan, politik, ekonomi, dan lain-lain. Dalam pelaksanaan aktivitas MUN semua delegasi akan merepresentasikan kebijakan Negara yang diwakili, serta bagaimana kebijakan yang telah dilakukan oleh pihak PBB (Persatuan Bangsa-bangsa) menanggapai isu tersebut.

Pada kegiatan IMUN 40.0 ini diikuti oleh lebih dari 600 partisipan dari berbagai negara di dunia yang menjadi delegasi negara dan komite yang berbeda-beda, begitu pun perwakilan dari SMA Al Muslim. Untuk menjadi perwakilan komite dan delegasi negara, saat mendaftar peserta bisa mengusulkan untuk menentukan komite dan negara yang menjadi delegasinya. Namun, tidak selalu sesuai dengan yang diinginkan, karena akan ditentukan kembali oleh panitia dimana peserta tersebut ditempatkan. Tidak hanya itu, masing-masing peserta juga diminta untuk membuat position paper yaitu berupa dokumen dengan narasi ringkas setebal 1-2 halaman berisi bagaimana negara yang kita wakili memposisikan dirinya terhadap suatu isu, dan bagaimana negara yang kita wakili memandang isu tersebut. Dalam konferensi MUN, kita harus menyuarakan segala hal yang sesuai dengan posisi dan kepentingan negara yang diwakili di dalam konferensi tersebut, yang secara singkat dituliskan dalam position paper ini. Peserta yang membaca

position paper
pada umumnya mengharapkan bahwa kita selalu tetap pada posisi dalam position paper tersebut selama konferensi. Dan hingga berlangsungnya kegiatan IMUN yang kesekian kalinya diikuti oleh SMA Al Muslim, hampir semua peserta berani untuk speak up di masing-masing komitenya. Sungguh suatu hal yang membanggakan bisa berbicara menggunakan bahasa internasional dengan masyarakat dunia.

Model United Nations merupakan kegiatan yang menyelenggarakan pendidikan simulasi dan/atau kegiatan akademik di mana peserta dapat belajar tentang diplomasi, hubungan internasional, dan pengetahuan tentang PBB. MUN melibatkan dan mengajarkan meneliti, public speaking, debat, dan keterampilan menulis, selain untuk berpikir kritis, kerja sama tim, problem solving, dan leadership skills. Hal terebut merupakan benefits yang bisa didapatkan jika menjadi peerta dalam MUN. Tentunya kegiatan ini sejalan dengan visi misi SMA Al Muslim sebagai Sekolah Sang Pemimpin, yang mengharapkan peserta didiknya menjadi pemimpin yang proaktif, menginspirasi, terampil dalam berkomunikasi, dan berani dalam mengemukakan pendapat serta mengambil keputusan. Harapan ke depannya semakin banyak peserta dari SMA Al Muslim yang menjadi delegasi dalam MUN sekaligus sebagai starter klub English Debate di SMA Al Muslim. Ustadzah Dyah Mustikasih, S.Si