Berita

AL MUSLIM SIDOARJO MENDAPAT KUNJUNGAN KONSULTAN PENDIDIKAN SINGAPORE

07 Mei 2018

Senin, 30 April 2018. Lembaga Al Muslim Sidoarjo dikunjungi salah satu konsultan pendidikan Singapore yakni Mr. Damanhuri Abbas dari Sirius Learning University. Kehadiran beliau di Al Muslim untuk sharing bersama yayasan, kepala bidang, dan kepala sekolah KB-TK-SD-SMP-SMA tentang perkembangan dunia pendidikan khususnya pendidikan Islam yang ada di berbagai negara diantaranya adalah Indonesia dan Singapore.

Pertemuan yang dilaksanakan di ruang audio visual (AV) SD tersebut diawali dengan sambutan dari ketua yayasan Al Muslim Sidoarjo yakni Bapak Masyhuda, M.Pd. menyampaikan konsep pendidikan Al Muslim Sidoarjo yang mempunyai tiga kurikulum unggulan dalam mencetak generasi pemimpin muslim yang khalifah fiil ardl yang rahmatan lil alamin. Dalam sambutannya beliau menyampaikan Al Muslim selain menerapkan kurikulum pemerintah juga menerapkan kurikulum unggulan yang bersifat monolitik dan terintegrasi dalam setiap mata pelajaran yakni leadership, green education, dan pembelajaran Al Qur’an.

Sambutan kedua disampaikan oleh Mr. Damanhuri Abbas selaku tamu dalam acara sharing bersama. Dalam sambutannya beliau membenarkan yang telah disampaikan oleh ketua yayasan Al Muslim tentang pentingnya menyiapkan generasi yang tidak hanya sekedar pandai secara akademik tapi juga punya karakter yang baik. “memang betul yang disampaikan oleh bapak ketua tadi memang akademik itu penting tapi life skill itu juga jauh lebih penting” kata Mr. Damanhuri Abbas yang tergolong lancar berbahasa Indonesia karena beliau pernah tinggal di Indonesia sejak tahun 2008.

Beliau melihat realitas Indonesia yang sangat dominan masyarakatnya beragama muslim namun pendidikan muslim masih kurang diminati. Banyak orang yang masih mempersepsikan sekolah non muslim lebih baik dibandingkan sekolah muslim. Namun, berbanding terbalik dengan negara Fiji dimana negara yang muslimnya kurang lebih 30% tapi sekolah muslim sangat diminati. Bahkan salah satu sekolah muslim di Fiji 50% lebih siswanya adalah anak-anak non muslim. “rata-rata orang tua disana memilih sekolah muslim karena merasa sekolah muslim disana bisa membentuk karakter anaknya menjadi lebih baik dibandingkan dengan sekolah pemerintah ataupun sekolah non muslim” imbuhnya.

Beliau sangat berharap di Indonesia, sekolah muslim menjadi sekolah favorit yang mampu memberikan pelayanan akademik maupun karakter dengan baik. Di akhir sesi beliau memperkenalkan sebuah buku bahasa Inggris yang bisa digunakan untuk siswa level SD dimana dalam buku tersebut terdapat ilustrasi-ilustrasi dan contoh-contoh gambar yang mencerminkan kehidupan Islami.    Azam Afian Dinata, S.Sos.