Berita

WARUNG IKHLAS ALA SMA AL MUSLIM JAWA TIMUR

23 November 2019

Sabtu Pagi, 23 Nopember 2019 SMA Al Muslim berbagi. Para siswa kelas XII IPA 1 sedang melaksanakan aksi peduli Anak Yatim dengan berjualan nasi kotak dengan tajuk "Warung Ikhlas Berbagi Sesama." Jualan nasi kotak sejumlah 100 dus habis diserbu pembeli. Entah berapa rupiah yang harus diberikan pembeli? Sebab ada yang diberi cuma-cuma, bagi mereka yang membutuhkan. "Alhamdulillah mendapatkan uang 850K!" kata Rani koordinator kegiatan.

850K lumayan banyak juga hasil jualan Warung Ikhlas pagi ini walaupun secara matematis tidak kembali modal. Tidak rugikah? Tidak, sebab memang tujuannya untuk mengajak pengguna jalan berbagi. So bagi yang berkelebihan dan berniat menyumbang untuk anak yatim. Dan bagi mereka yang membutuhkan diberi gratis, tentu ada pula yang beli 1 dus membayar lebih. "Ada program apa Mas?" tanya pengguna jalan yang sedang memompa bannya di samping POM. Setelah tahu program mulia anak-anak ia rela membayar 50K untuk 1 dus nasi. Donasi akhirat insyaAllah. "Membeli sama dengan sedekah!" sebagaimana anak-anak menawarkan dagangan akhiratnya.

Hasil penjualan seluruhnya akan disumbangkan ke Panti Asuhan Yatim Al Ikhlas di Griya Mapan Sentosa Sedati. Ternyata ini bukan satu-satunya program, namun sebelumnya sudah ada penggalangan dana, yaitu pertama: Penggalangan donasi dari orang tua wali murid kelas XII IPA 1 dan Alhamdulillah terkumpul 1.150K. Woww keren bingit! Sebab ini merupakan inisiatif mereka di bawah bimbingan Ustadzah Dyah Mustikasih, guru leadership kelas XII.

Kedua: Penggalangan dana dari Kantin Kejujuran. Lumayan banyak juga laba dari kantin kejujuran ini. Tidak kurang dari 950K diraup dari jualan via KK yang dilakukan di waktu istirahat dan pulang sekolah. Ya, anak-anak bekerja keras dan bekerja cerdas untuk menggoalkan program berbagi Yatim yang sedianya dilaksanakan sore hari Sabtu, 23 Nopember 2019. Bersekolah di Sekolah Sang Pemimpin memberikan ruang untuk mengekspresikan diri menjadi insan yang peduli.

"Selamat pagi, sarapan pagi bayar seikhlasnya!" demikian sapa mereka untuk pengguna jalan di depan Sekolah Peduli Lingkungan. Tentu mereka tidak mendadak jualan di depan POM yang terletak di Jl. Wadungasri ini. Namun sebelumnya anak-anak telah mengajukan permohonan ke fihak manejemen POM.

Luar biasa, "Makan pagi bayar seikhlasnya" ludes hanya dalam waktu 90 menit, yaitu dimulai pukul 07.00 WIB hingga 08.30 WIB. Semoga kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas kalian untuk peduli yatim berbuah surga. Sebagaimana sabda Rasulullah “Saya dan orang yang peduli anak yatim, akan masuk surga seperti ini. Rasulullah memberi isyarat jari telunjuk dan jari tenggah, kemudia merenggangkannya” (HR. Bukhari). Sukses selalu untuk Pemimpin Masa Depan! Guru PAI dan Waka Kesiswaan SMA Al Muslim