Berita

PERINGATAN HARI AIR DAN HARI BUMI SD AL MUSLIM

10 April 2021

Dengan adanya kecanggihan teknologi, pandemi covid-19 tidak membatasi aktivitas pembelajaran saat ini. Kali ini, salah satu kegiatan yang dilaksanakan SD Al Muslim secara virtual adalah peringatan hari air dan hari bumi internasional, pada hari Jumat, tanggal 9 April 2021 jam 13.00-14.00 bertemakan "Save the water and earth for next generation" dengan narasumber Mr. Yuhei Nakamura, Previous Japanese Teacher of YUAI International Islamic School.

Motivasi, edukasi, dan memperluas cakrawala pengetahuan siswa-siswi Indonesia pada umumnya, dan siswa-siswi SD Al Muslim kususnya menjadi salah satu tujuan dilaksanakan kegiatan tersebut. Diharapkan dengan mengikuti kegiatan ini anak-anak akan mengetahui lebih jauh dan dapat menerapkan cara pengolahan air yang baik serta cara menanggulangi bencana gempa.

Di Indonesia sering kita temui sungai yang tercemar oleh limbah, baik limbah industri maupun limbah rumah tangga, serta kondisi geografis negara Indonesia yang merupakan letak pertemuan antara 3 lempeng besar yaitu lempeng Eurasia, lempeng Indo-Australia, dan lempeng Pasifik yang menyebabkan Indonesia rawan terjadinya gempa dan tsunami.

Kegiatan peringatan Hari Air dan Hari Bumi Internasional diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas 4 dan 5 SD Al Muslim Jatim. Acara dimulai dengan pemutaran video profil SD Al Muslim dan Asean Eco School.

Pembukaan kegiatan oleh MC Ustadzah Septian Audriana, S.Pd, dengan membaca basmalah dan doa sebelum belajar dilakukan penuh khidmat. Pun demikian dengan sambutan yang disampaikan oleh Ustadz Ahmad Fahrizal Rahman, ST., M.Pd., selaku perwakilan dari Yayasan Al Muslim Jatim mampu mendorong rasa ingin tahu siswa bagaimana sesungguhnya negara Jepang bersikap terhadap air dan bumi mereka.

Dalam sambutannya, Ustadz Ahmad Fahrizal Rahman yang lebih dekat dengan sapaan Ustadz Ari menyampaikan bahwa "Jepang dan Indonesia, kedua negara ini berada di bumi yang sama. Peringatan Hari Air dan Hari Bumi dimaksudkan untuk mengingatkan kita tentang betapa pentingnya air bersih dan usaha penyadaran untuk pengelolaan sumber-sumber air bersih, serta mengurangi kerusakan lingkungan secara berkelanjutan. Hari ini kita semua dengan mudah menikmati air dan sumber daya yang dihasilkan bumi. Tapi apakah ini akan sama keadaannya 10, 20 atau bahkan 50 tahun ke depan?".

Pemaparan materi oleh narasumber dari Jepang, Mr. Yuhei Nakamura yang dipandu moderator Ustadzah Fitri Retnaning Wulandari, S.Si. mampu menggugah semangat belajar siswa. Tayangan video dan diskusi interaktif antara pemateri dengan siswa SD AL Muslim berlangsung seru.

Beberapa hal yang disampaikan meliputi bagaimana cara pengolahan Air dan limbah rumah tangga yang diterapkan di negara Jepang, serta pemanfaatan residu pengolahan limbah. "Aliran air hasil pengolahan limbah, lebih banyak ditemukan ikan dari pada di sungai-sungai yang ada di jepang. Biasanya tempat pengolahan limbah, bagian atasnya dimanfaatkan untuk taman kota". Selain materi tentang pengolahan air, Mr. Yuhei Nakamura juga menjelaskan tentang bagaimana anak-anak di negara Jepang mempersiapkan diri menghadapi bencana gempa yang sering terjadi. Mr. Yuhei Nakamura menjelaskan bahwa "Anak-anak sekolah di Jepang sering melakukan simulasi tanggap gempa. Seperti saat terjadi gempa, mereka akan bersembunyi di bawah meja. Selain itu, mereka sering melakukan latihan lari". Clossing statement Mr Yuhei Nakamura untuk menjaga air dan lingkungan sekitar demi kehidupan yang lebih baik di masa yang akan datang menjadi semangat baru segenap siswa SD Al Muslim Jawa Timur.

Kegiatan peringatan hari air dan hari bumi internasional ditutup dengan sesi foto bersama dan bacaan hamdalah oleh MC Ustadzah Septian Audriana, S.Pd. Semoga dengan selesainya kegiatan ini, siswa SD Al Muslim Jawa Timur semakin termotivasi untuk menjaga air dan lingkungan di sekitarnya serta memiliki bekal dan kesiapan saat sewaktu-waktu terjadi bencana gempa. Salam Bumi.