Berita

KELAS INSPIRATIF MENGOPTIMALKAN POTENSI DIRI DI ERA PANDEMI

19 Desember 2020

PANDEMI Covid-19 dan pemberlakuan pembatasan sosial telah menimbulkan rasa takut dan kecemasan di seluruh dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Kebijakan pembatasan sosial yang dilaksanakan di bidang pendidikan dengan adanya pemberlakuan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau biasa dikenal sebagai belajar dari rumah bagi seluruh siswa di Indonesia menimbulkan berbagai polemik bagi para siswa dan orang tua siswa.

Dengan kebijakan tersebut, tentunya para siswa mengalami perubahan drastis terkait dengan aktivitas normal di sekolah. Sejatinya aktivitas di sekolah adalah sarana untuk belajar dan bermain bagi anak dan remaja. Jadi, sejak pemberlakuan pembatasan, beragam aktivitas tersebut harus dilakukan di rumah bersama anggota keluarga dan orang tua mereka. Hilangnya waktu bermain dan belajar bersama dengan teman di sekolah, terbatasnya kesempatan untuk berkunjung ke area bermain, ataupun pengalaman menyaksikan secara langsung dampak Covid-19 terhadap orang tua atau anggota keluarga mereka (dampak fisik, ekonomi, dan psikologi), adalah pengalaman yang sulit bagi anak-anak dan remaja. Anak-anak mungkin banyak yang belum atau tidak mampu menghadapi perubahan yang terjadi secara cepat dan tiba-tiba ini. Kemampuan anak dan remaja dalam melakukan adaptasi terhadap perubahan akibat Covid-19 ini tentu saja sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti usia, kematangan, ataupun tahapan perkembangan anak. Lambat laun, kondisi ini membuat anak-anak sulit menangkap materi pelajaran yang diberikan guru dan merasa tertekan selama berada di rumah. Tingkat emosi pada peserta didik khususnya dikalangan SMP kian beragam. Peserta didik yang mampu mengontrol emosi dengan baik, akan mampu mengatasi permasalahannya serta mampu mengembangkan potensi yang ada pada dirinya. Sebaliknya peserta didik yang tingkat emosinya tidak stabil, kerap kali kesulitan untuk mengembangkan potensi dirinya.

Menyikapi permasalahan diatas, maka dianggap perlu adanya kelas inspiratif yang akan membantu memberikan solusi pada peserta didik. Kelas inspiratif ini merupakan rangkaian dari kegiatan Class Meeting yang diselenggarakan oleh OSIS SMP Al Muslim seabagai Ice Breaker (Pemecah Kebekuan) setelah 2 minggu melaksanakan kegiatan PAS Gasal baik tulis maupun non tulis. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 17 Desember 2020 dengan mengangkat tema "Mengoptimalkan Potensi Diri di Era Pandemi" dan diikuti oleh seluruh siswa kelas VIII dengan didampingi seluruh wali kelas, pendamping kelas, Kepala Sekolah dan Waka Kurikulum. Pelaksanaan kegiatan ini dimulai pukul 08.30 sd selesai. Kegiatan kelas inspirasi ini dilaksanakan secara virtual dengan menggunakan platform Google Meet. Pada pelaksanaan kegiatan ini room dibuka sejak pukul 08.05 sehingga walikelas bisa mengecek kehadiran peserta didik masing-masing. Kegiatan ini berdurasi 1 jam namun pada praktik lapangan kegiatan ini molor sekitar 15 menit sehingga kelas inspirasi berakhir pada pukul 09.45. Hal ini disebabkan antusias peserta didik dalam sesi tanya jawab.

Kegiatan ini diawali dengan pembukaan oleh Ananda Ismanda Felisha Clearance Abdullah kelas VIII D selaku MC, dilanjutkan pembacaan Ayat Suci Alquran oleh Ananda Abdullah Aqib Afuwwuryo kelas VIII A dan sari tilawah berbahasa Inggris oleh Ananda Nabila Adzraa' Wishabriina Kelas VIII D baru dilanjutkan pada kegiatan inti yakni kelas inspiratif.

Ibu Dhian Satya Rachmawati, S.Kep., Ns., M.Kep, Ibunda dari Ananda Fathur Rahman Ardhiansyah Putra kls VIII-C, selaku narasumber mengawali pemaparan dengan menjelaskan arti dari Potensi Diri. Menurut beliau Potensi adalah Semua kemampuan yang mendasar yang dimiliki oleh setiap individu yang masih terpendam di dalam dirinya yang menunggu untuk diwujudkan atau dikembangkan menjadi sebuah manfaat nyata dalam sehari-hari. Selanjutnya Ibu Dhian menjelaskan secara detail macam-maccam Potensi Diri yang terbagi dalam 5 macam ; Potensi Fisik, Potensi Mental Intelektual, Potensi Sosial dan Emosional, Potensi Daya Juang dan Potensi Mental Spiritual.

Dari kelima macam potensi tersebut diatas, beliau mengapresiasi Al Muslim karena Sekolah yang berjargon Sang pemimpin itu telah memfasilitasi peserta didik dengan 5 potensi yang ada melalui Visi Misi Al Muslim yang mencetak generasi yang Rahmatan Lil Alamiin. Selanjutnya beliau menutup paparan dengan memberikan tips terkait bagaimana menggali potensi dimasa pandemi. Diantaranya yaitu:
1. Memulai dari hal kecil
2. Memanfaatkan teknologi dengan baik
3. Control Social ( hindari perilaku yang negatif )
4. Memiliki kemauan dan keberanian untuk menampilkan apa yang terpendam dalam diri

Kegiatan kelas inspiratif kali ini diikuti seluruh siswa secara antusias dan ini terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang masuk. Ibu Dhian selaku narasumber mengaku dan memuji dengan kualitas pertanyaan yang dilontarkan siswa siswi kelas VIII. Menurut beliau semua pertanyaan yang diajukan sangat berkualitas. Kegiatan ini ditutup dengan pembacaan doa penutup majlis. Secara keseluruhan kegiatan kelas inspiratif berjalan dengan lancar dan sesuai yang diharapkan. Pihak sekolah berharap semoga dengan pelaksanaan kegiatan kelas inpirasi ini dapat memunculkan potensi2 yang ada pada diri siswa dan memiliki jiwa semangat juang yang tinggi, karena dalam kondisi apapun bukan menjadi penghalang untuk mewujudkan potensi yang ada pada diri asal ada kemauan dan keberanian, insyaallah semua bisa terwujud sesuai dengan harapan. Ms. Hielda Al-Imamah Al-Abbas